Senin, 20 April 2026, Pondok Pesantren Daaruttarmizi menggelar kegiatan seminar bertajuk “Special Guidance to Become Empowered Students” yang disampaikan oleh Prof. K.H. Owin Jamasy Jamaluddin, M.Hum., M.M., Ph.D. Kegiatan ini diikuti oleh para santri dengan penuh antusias sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter dan peningkatan kualitas diri.
Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya memiliki ambisi yang benar, yaitu ambisi untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama. Menurut beliau, kesuksesan tidak hanya diukur dari seberapa tinggi nilai akademik, tetapi juga dari sejauh mana seseorang memiliki kemampuan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang baik dalam kehidupan nyata.
Salah satu poin penting yang disampaikan adalah kritik terhadap pola penilaian yang hanya berfokus pada angka di raport. Beliau menyampaikan bahwa prestasi sejati tidak bisa semata-mata dilihat dari nilai akademik.
“Prestasi seseorang itu tidak bisa dilihat dari raport, tetapi dilihat dari sikap. Banyak yang raportnya nilainya 9, bagus, tapi itu hanya hafalan. Ketika diuji di lapangan, belum tentu bisa. Banyak juga yang nilainya tinggi, tapi ketika menghadapi kenyataan, justru tidak siap. Bahkan bisa jadi yang nilainya rendah justru lebih berani dan tangguh.”
Pesan ini menjadi refleksi penting bagi para santri bahwa keberanian, ketangguhan, dan kesiapan menghadapi tantangan nyata merupakan bagian dari keberhasilan yang sesungguhnya. Nilai akademik tetap penting, namun harus diimbangi dengan pengalaman, praktik, dan pembentukan karakter.
Beliau juga mengajak para santri untuk terus mengasah keterampilan, memperluas wawasan, serta memperbaiki sikap dalam kehidupan sehari-hari. Menjadi santri yang “empowered” berarti mampu berdiri mandiri, berpikir kritis, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Seminar ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri Daaruttarmizi untuk tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga membangun jati diri yang kuat, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, Pondok Pesantren Daaruttarmizi terus berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.